• Home
  • About
  • Youtube Channel

gmail instagram twitter youtube

Dikalamuda

Berbagi Cerita Ala Kadarnya

I'm 20 today! I laugh a little bit when i think about what i expected to be doing in my late teens. Haha, ya, usia belasan. Aku jadi ingat di usia belasan itu dan membayangkan semacam kosmopolitan, fast-paced lifestyle. Nongki cantik bareng temen-temen setiap akhir pekan, vacations with my family, sering main tapi nggak pernah lelah dan begadang tiap malam (lebih tepatnya night owl). Kamar kost di sudut Kota Malang tempat aku bergantung sepanjang hari, interrupted only by a sports match. Social media addiction always, and with everything figured out. Aren’t we all living like that? LOL.

When i reflect back on another year older, i’m truly moved by how different my vision was from my current reality…but also how much BETTER my life is than i even knew enough to dream. 

Not all storms and rainbows are always here, believe me. Tapi menginjak usia 20 dst, aku bisa mengatakan bahwa pepatah kuno itu benar: semakin kita tua, semakin kita mengenal diri kita sendiri, dan semakin kita mengenal diri kita sendiri, semakin kita bahagia.

I’m settled in a home i love. I have a great relationship with my parents. Aku punya dua adik yang cantik dan tampan, healthy, and happy who have kind souls, and are pretty fun to hang out with. And i have a close friends who helping me learn to love myself more than i ever have.

Aku berkegiatan yang memungkinkan aku menjadi kreatif dan serbaguna, berinteraksi secara intim dengan orang-orang, and share of myself—which is a HUGE gift for me. Waktu kecil, aku punya imajinasi yang kompleks and a really big heart… Tapi karena beberapa pengalaman yang aku punya, dan hal-hal yang aku alami saat tumbuh dewasa, i retreated pretty deeply into myself and didn’t access the spark of connection with others that I really crave as a person. Growing more into myself as i've aged, opening up, and connecting with people has been a huge journey for me. Aku belajar bahwa aku adalah seorang ekstrovert di hati yang benar-benar mendambakan untuk terhubung dan berbagi dengan orang lain, memberi dan menerima energi.

The aspect of my life that i am most grateful for at the age of 20 is education. Pendidikan yang aku percayai akan mengantarkanku pada impian-impian yang telah aku tanam. Dan itu memang benar. Aku merasa banyak sekali hal yang aku lakukan membawa kebermanfaatan baik bagi diriku maupun orang lain. Kegiatan di sekolah, kampus, pemerintahan, maupun swasta yang memberikan dorongan dan dukungan untuk aku supaya menjadi lebih baik, untuk membuat diriku bertanggung jawab, dan membiarkan diriku terus tumbuh dan berubah with grace. Berkesempatan untuk mengenyam pendidikan dan segala kegiatan pendukung membuat segala hal menjadi mungkin bagiku, dan aku sangat berterima kasih. Tak satupun dari kita dibuat untuk melakukannya sendiri, dan semakin kita didukung dan mendukung orang lain, semakin kita mencapai tujuan sejati kita sebagai  manusia. At least, that’s my humble opinion!


So, what have i learned this past year? I've learned that being flawed is part of being human, and that i am lobed regardless. Aku belajar bahwa orang akan melupakan apa yang aku katakan atau lakukan, but they’ll never forget how you made them feel. Aku belajar bahwa naluriku kuat, dan sebagian besar benar. Aku belajar bahwa jika aku menunggu cukup lama, no feeling is final—good or bad. Jadi, penting untuk memberi diriku grace pada hari terburuk atau terbaik. I’ve learned that that cream rises to the top, and if you keep your head down and work hard you’ll eventually get rewarded for that. Aku belajar bahwa orang-orang yang jahat adalah yang paling menderita. Aku belajar bahwa manusia selalu datang dan pergi, jadi jangan berharap apapun pada mereka. Dan aku belajar bahwa tawa benar-benar obat terbaik.

As i embark on another year older, aku sangat berterima kasih untuk setiap pelajaran dan setiap tantangan. Aku bersyukur berada di titik ini, dengan kesehatanku dan banyak berkah untukku. Dan aku sangat berterima kasih kepada manusia-manusia yang masih bertahan dan selalu ada didekatku untuk mendukung dan memberiku cinta kasih. Jika kamu mengalami sulit, aku disini mengingatkanmu bahwa kamu lebih kuat dari yang kamu sadari. Just keep going. Life gets SO GOOD.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

ada seorang perempuan yang sedang menuliskan kisahnya pada sebuah buku. dia bercerita tentang hubungan yang dia jalin dengan seorang lelaki yang tanpa sadar sudah mengobati trauma yang pernah dia alami. mereka hanya berteman, namun perempuan itu menaruh perasaan lebih kepada lelaki yang dia yakini mampu menemaninya dan memberikan banyak cinta dan kasih. sebenarnya dia tidak menginginkannya, namun rasa yang tumbuh tanpa disengaja itu membuat hari-harinya berbeda. 

ceritanya belum selesai, bahkan dia yakin tak ada kata usai. dan sekarang, secepatnya dia akan mengakhiri cerita itu. bahkan dia pun tak peduli akhir dari cerita yang ia tulis, entah bahagia ataupun kecewa, dia menerima. karena rasanya seperti dipaksa untuk berhenti sampai disini, padahal sebenarnya dia tak mampu. namun dia mengamini apa yang dikatakan lelaki itu meski dia tau dia akan sakit dan dipenuhi luka.

sejak saat itu, dia tidak pernah berharap tinggi. karena terkadang sesuatu yang diharapkan dengan sangat justru seringkali datang berbalik. be kind, treat them best but tetap ingat statemen patah hati yang disengaja itu kalo berharap lebih ke manusia, itu benar adanya. kalopun nantinya ada seseorang yang mengecewakannya lagi, dia selalu bilang ke diri dia sendiri kalo mereka juga manusia, someone make mistake. jadi sebisa mungkin harus memaafkan. kalo dia merasa di hidupnya ada yang tidak seberuntung orang lain, atau orang lain menyakiti dia secara tidak sadar, dia selalu bilang: "i'll ask myself, what was i done to them. pasti ada yang salah dari aku." begitu seterusnya.

satu hal lagi. dia meyakini bahwa sebagian besar hubungan didasari oleh kepentingan. their loyality will end when the benefits stop. dari situ dia akan jadi pribadi yang bijak dan dewasa. at the end, dia akan tau who is the true partner.

dan untuk lelaki itu. lihatlah perempuan yang dulu kini melebihi pilihanmu, dan dengan menjauhimu dia mendapatkan kekuatan yang baru. hebat bukan, perubahannya terjadi tanpa harus dia menemukan seseorang yang baru. tapi cukup ditemani dengan luka darimu.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

people come into ur life to make u a better person. to bring changes, good changes. they may love u, or hurt u. they may stay for just a chapter, or longer. or perhaps, forever. now u may not understand why do u meet this person. but later u will understand. no matter what stories they bring into ur life, u will be glad u meet them. u are who u are today coz of them. u've changed for good.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

pernah lihat kata-kata ini di tiktok dan relate sama aku. so, i try to describe. rasanya pengen banget nanyain "are u okay?" atau sekadar nyapa "hey, whats wrong? wanna talk?"

ahaha

karena aku sering mantau dari sosmednya, dia begadang terus, lagi? kalo ga salah dia pernah ngomong kalau dia jarang begadang. but why? tapi keadaanya udah beda. aku pun kurang nyaman ngobrol lagi sama dia. aku ga nemuin sisi dia yang dulu. its okey.

sebenernya dia tau nggak sih kalo walaupun dia ga lihat, aku tuh berusaha untuk selalu ada? selalu peduli. kacau nggak sih? are u happy now? atau berusaha happy? telat nggak sih kalo aku mau selalu ada seperti dulu buat dia sekarang? its okey, just as a friend. aku masih ingin jadi tempat cerita dia, dan dengerin dia 24 jam. apa aku salah?


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

halo! aku mau ceritain pengalamanku selama di kemenekraf bemfa 2021. yang ngikutin ceritaku dari beberapa tahun lalu pasti tau kalo 2021 merupakan tahun ke tigaku di ekraf (sebelumnya kwu). awalnya ga ada niatan buat lanjut bem lagi karena kegiatanku yang makin padet di semester tua, tapi karena beberapa hal akhirnya h-1 penutupan pendaftaran aku mutusin buat apply. yak, singkat cerita aku dinyatakan lolos(again). di periode awal, aku agak ngilang karena "kesehatan" dan agenda "keliling sumatera", jadi aku hanya bisa bantu proker secara virtual. (im sorry about this guys). sebenernya aku ga enak banget sama kalian, apalagi saat di periode kedua aku berusaha buat memperbaiki dan kalian masih menerima aku sebagai keluarga kalian. thats why aku jadi makin semangat dan selalu mencoba untuk tetap ada dimanapun kalian butuh. ya, aku berusaha keras buat nyuksesin proker kolaborasiku dan pram, namanya NBE (National Business Expo). amanah itu berat, tapi aku yakin aku bisa dan aku yakin aku kuat. meski ga mudah, banyak malam tanpa tidur, banyak lika-liku, dan orang yang aku percaya bakal nemenin masa-masa sulitku ternyata udah ga ada, tapi sebuah pencapaian yang luar biasa bisa aku buktiin di periode keduaku ini. prokerku bisa dibilang sukses karena mampu ngedatengin narasumber yang cukup ternama, beliau adalah bapak menteri ekonomi kreatif kita, bapak sandiaga uno. memang benar adanya bahwa sebuah pencapaian membutuhkan pengorbanan, itulah yang aku yakini dan itulah jalan hidup yang ku pilih saat itu. sebenarnya masih banyak hal yang gabisa aku ceritain disini, tapi aku harap kalian ngerti yaaa, hehe.

untuk rekan-rekan di BEM khususnya KemenEkraf, terima kasih banyak untuk perjalanan kemarin. terima kasih masih diberi kesempatan untuk belajar, perjalanan yang kadang terseok, penuh terjal, dan akhirnya mampu kita lalui bersama (jyahhhh xD). bangga dan bersyukur punya rekan tim yang selalu support gimanapun kondisiku, menemani setiap langkahku bahkan pada saat-saat yang paling berat sekalipun. untuk mba lintang, ibu menteriku yang sangat maniss dan yang sangat baik juga sabar. terima kasih selalu mengawal dan membersamai langkahku dengan penuh kehangatan. yang selalu ngingetin aku untuk jaga kesehatan dan selalu antar jemput saat rapat sampe tengah malem. makasi ya mba, berkat pengayoman dan supervisinya menjadikan kekeluargaan kita makin erat. untuk pram, sobi dari awal masuk BEM, dari yang eksmud hingga pengurus beneran (hehe). salah satu orang yang "maksa" aku buat lanjut dan akhirnya aku lanjut karena bocah ini zzzz. anak yang gabise diem, bucin, super bacot, tapi baikk bangettt. selalu ngecover kerjaanku kalo aku gabisa. makasii banyakkk. darinya pun aku belajar mendapatkan insight gimana ngebangun trust building dengan personal approuch yang baik kepada dekan dan jajarannya. untuk mas arifin, sosok bapak yang ga pernah cape ngingetin juga bantuin semua yang aku butuhin. khususnya tentang administrasi karena memang sangat kredibel soal surat menyurat. untuk hasna, sobi yang gg parah, mandiri, dan selalu ngelola keuangan ekraf jadi makin baik. dan terkadang berubah jadi galak dalam hitungan detik (hehe). buat yuli, sosok adik yang malah menjadi sosok kakak. wanita lembut dari lombok yang super receh. buat mas ersa, yang jarang muncul huhuu tapi sekali muncul gerakannya sat set sat set. selalu ngajakin holidee (maklum yang punya hore holiday tour bromo banyuwangi wkwk). beliau ini yang nyadarin aku tentang arti realita dan darinya aku belajar makna kerja keras tanpa harus selalu beretorika. untuk damar, sobi yang perhatian bangettt parahh, treat like a queen banget sama bocah satu ini. meski banyak duit, tapi ga pernah pelit dan selalu bantuin kita semua. meski sibuk ngurus bisnisnya, tapi tetep ngeluangin waktunya (pas di bali pun masih ngurusin kerjaan). semangat di kepengurusan berikutnya mar, harapan akan masa depan BEM terutama di ekraf ada di tanganmu. jadilah sosok bapak dan sosok ibu sekaligus untuk anak-anakmu. dan untuk malvin, pejuang tangguh dengan ide-ide briliannya. adek rasa kakak dengan cerita-cerita serunya. ya, intinya selamat untuk predikat kementerian ter-santuy tapi ter-cuan, jarang ada proker sekalinya ada eh gede banget, jarang keliatan eh sekalinya keliatan malah jalan-jalan kesana kesini.

aku merasa berdosa karena masih banyak yang belum disebutkan terutama pak pres dan bu wapres, bph, menteri, dan staff lainnya yang luar biasa. bagiku kalian adalah segenap pejuang peradaban. melihat kontribusi kalian, aku yakin 10, 15, atau 20 tahun lagi kita akan mengisi panggung kepemimpinan nasional dan bertemu di suksesnya masing-masing.

aku juga merasa bahagia pernah ada di lingkar keluarga bemfis um. banyak suka dukanya, tapi semua adalah kenangan indah, bumbu penyedap di kehidupan kampusku. dalam 3 kepengurusan ini, banyak banget perubahan dan perkembangan yang aku rasain dalam kepribadian maupun kehidupan sosialku. kepengurusan pertama aku lebih menjadi adik yang diajak, diayomi, dan diajarkan. keegoisanku masih cukup tinggi, emosi belum stabil apalagi saat bekerja dalam suatu kepanitiaan. masih 'hanya' menunggu dan mengikuti instruksi dibanding berinisiasi dan masih sering perang batin dalam memanajemen waktu. tapi di kepengurusan kedua bahkan ketiga say goodbye to the past life secara perlahan. aku udah jadi sosok yang bisa mengajak, mengayomi, mengajarkan. harus bisa lebih memanajemen emosi, waktu, bahkan mengambil keputusan yang baik juga membangun atmosfer yang nyaman untuk adik-adik. belajar dari pengalaman kepengurusan sebelumnya dan berusaha menjadi lebih baik. terlepas apakah orang lain menyadarinya, yang jelas aku sendiri ngerasain perubahan itu. walaupun 75% terjadi karena tuntutan profesi juga, wkwkwk. sedihnya saat kepengurusan ketiga akan segera berakhir, rasanya lebih singkat dari yang sebelumnya dan rasanya baru mengeratkan ikatan kekeluargaan di akhir kepengurusan. tapi untungnya sampai sekarang masih keep in touch meski tak sesering dulu.

salam cinta satu suara, hidup mahasiswa! bemfis sae!

ini potret dokumentasi 2019-2021 di bem. enjoy!

2021






































2020




































2019























Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Penulis


Panggil aja ol. Ini sisi lain dari aku, nulis random dan ala kadarnya. Mau tau sisiku yang lain? ada di instagram atau youtube, violasevio.

Follow Me

  • instagram
  • youtube
  • twitter

Archive

  • August 2026 (1)
  • December 2025 (1)
  • October 2025 (1)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (3)
  • April 2025 (1)
  • January 2025 (2)
  • December 2024 (3)
  • November 2024 (3)
  • July 2024 (1)
  • December 2023 (2)
  • November 2023 (1)
  • September 2023 (1)
  • August 2023 (1)
  • July 2023 (2)
  • June 2023 (2)
  • May 2023 (1)
  • February 2023 (1)
  • July 2022 (1)
  • February 2022 (4)
  • January 2022 (2)
  • December 2021 (5)
  • November 2021 (5)
  • October 2021 (6)
  • September 2021 (3)
  • August 2021 (3)
  • July 2021 (3)
  • May 2021 (1)
  • April 2021 (1)
  • February 2021 (2)
  • January 2021 (2)
  • December 2020 (2)
  • November 2020 (1)
  • August 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • March 2020 (1)
  • December 2019 (1)
  • July 2019 (3)
  • May 2019 (1)
  • April 2019 (1)
  • February 2019 (1)
  • December 2018 (1)
  • November 2018 (2)
  • October 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • June 2018 (3)
  • February 2018 (1)

labels

  • #30DayWritingChallenge (5)
  • a note to myself (10)
  • Beropini (6)
  • Daily (5)
  • Monolog (2)
  • photos (8)

Followers

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates